Angelvissionnews.com | Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengungkap praktik perjudian online (judol) yang beroperasi melalui situs Boxkia.com. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap empat orang tersangka, termasuk seorang warga negara asing.
Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari upaya aparat kepolisian dalam memberantas praktik perjudian online yang dinilai semakin berkembang dengan memanfaatkan teknologi digital, sistem transaksi elektronik, serta jaringan operasional yang sulit terlihat secara langsung.
Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Suhermanto mengatakan pemberantasan perjudian online dilakukan secara berkelanjutan. Penindakan tidak hanya diarahkan kepada pihak yang menjalankan operasional situs, tetapi juga menyasar sarana transaksi dan aliran dana yang berkaitan dengan aktivitas perjudian.
“Pemberantasan perjudian online menjadi salah satu program prioritas bapak Kapolri. Kami akan terus melakukan upaya untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat, termasuk menelusuri sistem operasional, sarana transaksi, dan aliran dana yang berkaitan dengan aktivitas perjudian online,” kata Suhermanto melalui keterangannya, Rabu (21/10/2026).
Dalam perkara tersebut, penyidik mengamankan empat orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan pengoperasian situs Boxkia.com.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pengungkapan ini adalah adanya tersangka berkewarganegaraan China. Keterlibatan warga negara asing tersebut menjadi bagian yang perlu didalami penyidik untuk mengetahui struktur dan jaringan pengelolaan situs perjudian online tersebut.
Penyidik tidak hanya dituntut mengungkap siapa operator di lapangan, tetapi juga menelusuri pihak yang berada di balik sistem tersebut, termasuk pemodal, pengendali, pengelola rekening, hingga pihak yang diduga menerima keuntungan dari aktivitas perjudian.
Pengungkapan kasus Boxkia.com memperlihatkan bahwa pemberantasan judol tidak cukup hanya dengan melakukan pemblokiran terhadap alamat situs.
Situs dapat kembali muncul menggunakan domain berbeda apabila jaringan di belakangnya belum dibongkar. Karena itu, penelusuran terhadap infrastruktur digital, sistem pembayaran dan aliran uang menjadi bagian penting dalam mengungkap jaringan secara menyeluruh.
Pernyataan Dirtipidsiber Bareskrim menunjukkan bahwa aparat kini memberikan perhatian terhadap aspek finansial dalam perkara perjudian online.
Penelusuran transaksi dapat menjadi pintu masuk untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang selama ini berada di belakang layar dan diduga menikmati keuntungan dari aktivitas ilegal tersebut.
Selain membongkar mekanisme operasional, penyidik diharapkan dapat mengurai bagaimana uang dari aktivitas perjudian tersebut dikumpulkan, dipindahkan dan didistribusikan.
Pengungkapan aliran dana menjadi krusial karena keuntungan perjudian online dapat melibatkan banyak rekening, rekening penampung, maupun metode transaksi elektronik lainnya.
Dengan menelusuri aliran uang, aparat berpeluang menemukan jaringan yang lebih besar dibandingkan hanya berdasarkan empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
KAPOLRI JADIKAN PEMBERANTASAN JUDOL SEBAGAI PRIORITAS
Dirtipidsiber menyebut pemberantasan perjudian online merupakan salah satu program prioritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.
Komitmen tersebut menjadi tantangan bagi aparat untuk memastikan penegakan hukum tidak berhenti pada operator atau pelaksana teknis. Publik tentu menunggu apakah penyidikan perkara Boxkia.com akan mampu mengungkap pihak yang diduga menjadi pengendali utama jaringan tersebut.
Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk menjalankan aktivitas perjudian secara lebih tersembunyi dan lintas wilayah.
Karena itu, penanganan perkara membutuhkan kerja penyidikan yang tidak hanya mengandalkan penangkapan pelaku, tetapi juga pengembangan bukti digital, pemeriksaan jaringan komunikasi, identifikasi sistem pembayaran serta penelusuran aset yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana.
Penangkapan empat tersangka menjadi langkah awal dalam pengungkapan praktik judol yang menggunakan situs Boxkia.com.
Pertanyaan berikutnya adalah seberapa besar nilai transaksi yang telah berputar, siapa pengendali utama situs tersebut, dari mana sistem operasionalnya dijalankan, serta ke mana aliran keuntungan perjudian tersebut mengalir.
Jika seluruh mata rantai berhasil diungkap, penindakan terhadap Boxkia.com tidak hanya menjadi kasus pembongkaran satu situs, tetapi juga dapat membuka jaringan perjudian online yang lebih luas.
Bareskrim Polri menyatakan pemberantasan perjudian online akan terus dilakukan, termasuk dengan menelusuri operasional, sarana transaksi dan aliran dana yang berkaitan dengan aktivitas judol.
Redaksi













