Angelvissionnes.com | Kabupaten Subang – Bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang memanas seiring dengan akan berakhirnya masa jabatan H. Asep Nuroni di tahun 2026 ini.
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, juga telah menyatakan akan segera menggelar seleksi terbuka (open bidding) dalam waktu dekat agar posisi definitif bisa langsung terisi tepat waktu.
Berdasarkan dinamika politik dan birokrasi di internal Pemkab Subang saat ini, ada tiga nama pejabat eselon II (JPT Pratama) yang santer disebut-sebut sebagai kandidat atau calon terkuat:
1. Yeni Nuraeni, S.Sos., M.Si. (Kepala Bapenda Subang)
Rekam Jejak & Keunggulan: Saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Namanya mencuat karena dinilai sukses mendongkrak realisasi penerimaan pajak daerah secara signifikan pada triwulan I dan II tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.
Daya Tarik Politik: Yeni dinilai sebagai figur perempuan yang gesit, berkinerja taktis, dan memiliki komitmen tinggi terhadap target. Jika terpilih, ia akan mencetak sejarah baru sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai Sekda di Kabupaten Subang.
Sebelumnya, ia juga pernah memimpin Disnakertrans ESDM serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
2. H. Rahmat Effendi, S.Sos., M.Si. (Asisten Daerah I)
Rekam Jejak & Keunggulan: Menjabat sebagai Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I).
Mantan Camat Cipeundeuy ini merupakan birokrat senior yang memiliki pengalaman lapangan yang sangat matang. Ia juga pernah menduduki posisi strategis sebagai Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Perikanan.
Daya Tarik Politik: Di kalangan ASN Subang, Rahmat dikenal memiliki loyalitas dan dedikasi yang sangat stabil kepada pimpinan. Jaringan birokrasinya di tingkat wilayah (kecamatan hingga desa) dinilai sangat solid, menjadikannya salah satu jangkar kuat di internal Pemkab.
3. Rona Mairansyah, A.P., M.Si. (Kepala Disnakertrans)
Rekam Jejak & Keunggulan: Saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
Perjalanan kariernya terbilang moncer dengan pengalaman memimpin berbagai dinas strategis seperti Bakesbangpol, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Daya Tarik Politik: Rona dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang tegas dan cakap dalam berdiplomasi. Manajemen kerjanya dinilai kuat dan ia memiliki jaringan koordinasi lintas sektoral yang luas, yang menjadi modal penting untuk mengoordinasikan seluruh OPD sebagai “Panglima ASN”.
Catatan: Siapa yang nantinya akan dipilih secara mutlak tetap berada di tangan Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) setelah melalui mekanisme panitia seleksi (Pansel) open bidding dan koordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) serta Gubernur Jawa Barat.
Proses administrasi, rekam jejak tanpa cela, serta hasil uji gagasan tulis/wawancara akan menjadi penentu akhir dari ketiga kandidat kuat di atas.
Jurnalis/Agus Nurhasim














