Angelvissionnews.com | Jakarta – Organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya akhirnya mengakui bahwa potongan video yang memperlihatkan Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, turun dari sebuah mobil di tengah situasi kericuhan adalah benar.
Namun, GRIB Jaya membantah narasi yang menyebut Hercules turun ke lokasi untuk memerintahkan anggota atau anak buahnya membantu mengamankan situasi di lapangan.
Menurut keterangan GRIB Jaya, keberadaan Hercules dalam video tersebut tidak dapat diartikan sebagai bentuk instruksi kepada massa untuk terlibat dalam pengamanan maupun kericuhan.
Sebaliknya, GRIB Jaya menyebut Hercules justru meminta anggota yang berada di lokasi untuk meninggalkan tempat dan tidak ikut terlibat dalam situasi yang sedang berlangsung.
Video Hercules Turun dari Mobil Diakui Benar
Potongan video yang beredar di media sosial sebelumnya memunculkan berbagai spekulasi mengenai keberadaan Hercules di tengah situasi yang memanas.
Dalam video tersebut, Hercules terlihat turun dari sebuah mobil. Rekaman itu kemudian menjadi perhatian publik karena dikaitkan dengan dugaan keterlibatan Hercules dalam situasi di lapangan.
GRIB Jaya kini mengakui bahwa sosok yang terlihat turun dari mobil dalam potongan video tersebut memang Hercules.
Meski demikian, organisasi tersebut menegaskan bahwa konteks keberadaan Hercules perlu dilihat secara utuh dan tidak hanya berdasarkan potongan video yang beredar.
Bantah Hercules Perintahkan Anggota Amankan Situasi
GRIB Jaya secara tegas membantah apabila video tersebut ditafsirkan sebagai bukti bahwa Hercules memberikan perintah kepada anggotanya untuk turun tangan mengamankan situasi.
Menurut GRIB Jaya, tidak ada instruksi dari Hercules kepada anggota untuk ikut melakukan pengamanan di lapangan.
Justru, berdasarkan penjelasan organisasi tersebut, Hercules meminta anak buahnya untuk pulang dan tidak ikut terlibat dalam situasi yang terjadi.
Dengan demikian, GRIB Jaya menilai narasi bahwa Hercules turun dari mobil untuk mengerahkan massa perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesimpulan yang berbeda dari kejadian sebenarnya.
Minta Video Dilihat Secara Utuh
GRIB Jaya juga menekankan pentingnya melihat rekaman secara utuh, termasuk konteks sebelum dan setelah Hercules turun dari mobil.
Potongan video yang hanya menampilkan beberapa detik dinilai belum cukup untuk menyimpulkan adanya instruksi atau keterlibatan seseorang dalam suatu tindakan di lapangan.
Perbedaan antara keberadaan seseorang di lokasi dengan pemberian perintah kepada massa juga menjadi poin yang perlu diperhatikan dalam melihat peristiwa tersebut.
Hingga kini, berbagai informasi mengenai keberadaan Hercules dan aktivitas massa di lokasi masih menjadi perhatian publik. Pihak berwenang juga diharapkan dapat melakukan pendalaman berdasarkan rekaman video lengkap, keterangan saksi, serta bukti-bukti lain yang relevan.
Kesimpulan
Dengan pengakuan GRIB Jaya tersebut, dapat dipastikan bahwa sosok Hercules yang terlihat turun dari mobil dalam video yang beredar memang benar.
Namun, GRIB Jaya membantah bahwa keberadaan tersebut berkaitan dengan perintah untuk membantu mengamankan situasi.
Sebaliknya, GRIB Jaya menyatakan Hercules justru meminta anggota atau anak buahnya untuk pulang dan tidak ikut terlibat di lapangan.
Kebenaran mengenai keseluruhan konteks peristiwa tersebut tetap perlu dilihat berdasarkan rekaman lengkap dan keterangan resmi dari pihak-pihak terkait.
Redaksi














