Angelvissionnews.com | Aceh – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan dukungannya terhadap upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum di wilayah Aceh.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen memperkuat sinergi TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Maruli menekankan bahwa setiap institusi memiliki tugas dan kewenangan masing-masing. Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, sinergi dan koordinasi antara TNI dan Polri menjadi penting agar upaya menjaga keamanan dapat berjalan efektif dan tetap berada dalam koridor hukum.
Polri sendiri memiliki tugas untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum secara berkeadilan. Salah satu misi Polri juga secara tegas mencantumkan peningkatan sinergi dan kerja sama dengan TNI.
TNI-Polri Harus Solid
Sinergi kedua institusi menjadi semakin penting dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di daerah. Dalam Rapim TNI-Polri 2026, pemerintah juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi untuk menjaga stabilitas nasional serta memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional dan berkeadilan.
Di Aceh, kerja sama antarlembaga juga terus diperkuat. Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepolisian di seluruh wilayah Aceh, termasuk melalui penguatan koordinasi dengan berbagai unsur terkait.
Sementara itu, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak juga memiliki perhatian terhadap kondisi Aceh. Pada Maret 2026, Maruli meresmikan pembangunan Jembatan ARMCO melalui Program Jembatan Garuda di Aceh Utara, yang merupakan bagian dari dukungan TNI AD terhadap pembangunan dan pemulihan wilayah.
Penegakan Hukum Tetap Sesuai Kewenangan
Dukungan TNI terhadap Polri dalam menjaga keamanan tidak berarti mengambil alih tugas kepolisian. Masing-masing institusi tetap bekerja berdasarkan tugas, fungsi, kewenangan, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kolaborasi diperlukan ketika situasi di lapangan membutuhkan koordinasi dan dukungan antarlembaga. Dengan komunikasi yang kuat, potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih dini dan penanganannya dapat dilakukan secara terukur.
Hal tersebut sejalan dengan pandangan Maruli dalam berbagai kesempatan bahwa setiap unsur memiliki peran dalam menjaga keamanan negara, dengan pelaksanaan tugas tetap mengikuti aturan yang berlaku.
Jaga Kondusivitas Aceh
Bagi masyarakat Aceh, stabilitas keamanan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung aktivitas sosial, ekonomi, pembangunan, dan pelayanan publik.
Karena itu, sinergi TNI dan Polri diharapkan tidak hanya berorientasi pada penanganan persoalan keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan setiap proses penegakan hukum berlangsung profesional, proporsional, dan berkeadilan.
Dukungan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terhadap Polri menjadi penegasan pentingnya soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan Aceh. Dengan pembagian tugas yang jelas, koordinasi yang kuat, dan penegakan hukum sesuai aturan, kedua institusi diharapkan mampu bersama-sama menjaga Aceh tetap aman dan kondusif.
Redaksi














