Angelvissionnews.com | Tangerang — Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, hingga Kamis (2/7/2026) masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kobaran api yang telah berlangsung sejak Selasa, 30 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB terus menghanguskan tumpukan sampah dan memunculkan kepulan asap tebal yang mengganggu aktivitas warga sekitar.
Berdasarkan informasi dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, kebakaran pertama kali muncul dari area tumpukan sampah di sisi barat TPA. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang.
Namun, petugas menduga api cepat membesar akibat kombinasi cuaca panas ekstrem, embusan angin kencang, serta titik api yang berada di dalam tumpukan sampah, sehingga proses pemadaman menjadi sangat sulit. Bara api di lapisan bawah sampah terus menyala meski bagian permukaan telah disiram air.
Proses pemadaman juga terkendala akses menuju lokasi yang sempit, banyaknya kendaraan pengangkut sampah, serta luasnya area yang terbakar. Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BPBD, Damkar, TNI, Polri, dan BNPB mengerahkan puluhan personel, sedikitnya 10 unit mobil pemadam, serta bantuan helikopter water bombing untuk mempercepat penanganan.
Akibat kebakaran tersebut, puluhan warga di sekitar TPA sempat dievakuasi karena terdampak asap pekat yang berpotensi membahayakan kesehatan. Pemerintah daerah pun menetapkan status tanggap darurat guna mempercepat koordinasi penanganan bencana.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih terus berjibaku memadamkan sisa kobaran api dan melakukan pendinginan di sejumlah titik agar kebakaran tidak kembali meluas. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di sekitar lokasi serta menggunakan masker untuk menghindari paparan asap.
Redaksi














