Angelvissionnews.com | Jakarta – Sebanyak 11.734 personel gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dikerahkan untuk mengawal dan mengamankan rangkaian aksi demonstrasi yang berlangsung di sejumlah titik wilayah Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat di tengah adanya konsentrasi massa aksi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan ribuan personel tersebut disiagakan di tiga lokasi yang menjadi titik pelaksanaan aksi.
“Untuk pengamanan aksi hari ini, personel gabungan disiapkan di beberapa titik,” kata Budi Hermanto.
Adapun tiga lokasi yang menjadi titik pengamanan berada di Silang Selatan Monas, kawasan sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), serta Gedung DPR/MPR RI.
11.734 Personel Disiagakan
Jumlah personel yang dikerahkan mencapai 11.734 orang, terdiri dari unsur kepolisian, TNI, dan jajaran Pemprov DKI Jakarta.
Personel ditempatkan di sejumlah lokasi strategis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama berlangsungnya aksi.
Selain mengamankan lokasi demonstrasi, aparat juga melakukan pengaturan situasi di sekitar kawasan yang menjadi pusat aktivitas massa. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar kegiatan masyarakat dan pengguna jalan tetap dapat berlangsung dengan tertib.
Polda Metro Jaya juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun merugikan masyarakat lainnya.
Tiga Titik Jadi Fokus Pengamanan
Tiga kawasan yang menjadi fokus pengamanan memiliki karakteristik berbeda.
Silang Selatan Monas menjadi salah satu titik konsentrasi massa. Sementara kawasan Bundaran HI merupakan salah satu pusat aktivitas dan lalu lintas penting di Jakarta Pusat.
Adapun Gedung DPR/MPR RI menjadi lokasi lainnya yang mendapat pengamanan karena menjadi salah satu tempat yang kerap menjadi titik penyampaian aspirasi masyarakat.
Dengan pengerahan ribuan personel gabungan tersebut, aparat memastikan pengamanan dilakukan secara terkoordinasi dengan tetap memperhatikan situasi di lapangan.
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi aksi diimbau untuk memperhatikan perkembangan situasi dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi pengaturan maupun rekayasa lalu lintas.
Polda Metro Jaya menekankan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung dengan aman dan tertib, sekaligus menjaga keamanan masyarakat serta fasilitas umum di sekitar lokasi demonstrasi.
Hingga Kamis (24/9/2026), tiga titik tersebut menjadi lokasi utama yang mendapatkan perhatian aparat dalam pengamanan aksi demonstrasi di wilayah Jakarta Pusat.
Redaksi














