ADVERTISEMENT
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, November 2, 2026
Angelvissionnews.com
  • Login
  • Home
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
  • Lainnya
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Teknologi
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
  • Lainnya
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Teknologi
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Video
No Result
View All Result
Angelvissionnews.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Eks Pejabat Bea Cukai Akui Dana Operasional dari Pengusaha Cukai Tak Pernah Dicatat

Redaksi by Redaksi
September 24, 2026
in Daerah, Hukum & Kriminal, Nasional, Pemerintahan, Politik
Eks Pejabat Bea Cukai Akui Dana Operasional dari Pengusaha Cukai Tak Pernah Dicatat
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Angelvissionnews.com | Jakarta – Mantan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan (P2) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Sisprian Subiaksono, mengakui adanya dana operasional yang bersumber dari para pengusaha cukai dan tidak pernah dicatat dalam pembukuan resmi.

Pengakuan tersebut disampaikan Sisprian saat menjadi saksi dalam persidangan perkara dugaan gratifikasi di lingkungan DJBC dengan terdakwa Budiman Bayu Prasojo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).

Sisprian sendiri diketahui juga berstatus terdakwa dalam perkara terpisah yang berkaitan dengan perkara korupsi di lingkungan Bea Cukai. Dalam persidangan Budiman, majelis hakim terlebih dahulu mengonfirmasi status Sisprian sebelum pemeriksaan sebagai saksi dilakukan.

Dana Tidak Dicatat

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menggali keterangan Sisprian mengenai keberadaan dana operasional yang berasal dari pihak swasta, termasuk para pengusaha cukai.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saat ditanya mengenai pencatatan arus dana tersebut, Sisprian mengakui dana tersebut tidak pernah dibukukan.

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut memang tidak dicatat karena menurutnya bukan merupakan uang resmi dalam mekanisme anggaran negara.

Sisprian juga mengakui dana tersebut tidak dilaporkan kepada Direktur P2 saat itu. Menurut keterangannya, salah satu alasan tidak melaporkan dana tersebut adalah karena dirinya khawatir mendapatkan sanksi.

Keterangan tersebut memperlihatkan adanya penggunaan dana operasional di luar anggaran resmi atau non-DIPA dalam lingkungan unit yang dipimpinnya.

Pernah Digunakan untuk Operasional

Dalam persidangan, Sisprian juga mengungkap bahwa dana non-DIPA tersebut digunakan untuk sejumlah kebutuhan operasional.

Ia mengaku pernah memerintahkan penggunaan dana tersebut untuk pembelian sejumlah peralatan yang berkaitan dengan kegiatan operasional.

Sisprian menyebut dana tersebut dikelola oleh bawahannya, Salisa Asmoaji alias Ajos, yang menjadi salah satu pihak yang menangani dana operasional non-DIPA tersebut.

Menariknya, Sisprian mengaku penggunaan dana non-DIPA tersebut kemudian dilaporkan kepada atasannya sebagai penggunaan Dana Operasional Khusus Pengamanan Penerimaan Negara (DOKPPN).

ADVERTISEMENT

Padahal, DOKPPN merupakan dana resmi negara yang digunakan untuk kebutuhan operasional tertentu. Keterangan mengenai perbedaan antara dana resmi dan dana non-DIPA tersebut menjadi salah satu bagian yang digali dalam persidangan.

Disebut Berasal dari Pengusaha

JPU juga menggali asal-usul dana operasional yang berada di luar mekanisme anggaran tersebut.

Dalam keterangannya, Sisprian mengakui terdapat dana yang berasal dari pengusaha cukai. Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan operasional.

Namun, dana tersebut tidak dicatat sebagai penerimaan resmi dan tidak dilaporkan melalui mekanisme yang semestinya.

Persidangan kemudian mengungkap sejumlah penggunaan dana tersebut. Salah satunya berkaitan dengan pemberian hadiah berupa jam tangan kepada mantan pejabat Bea Cukai, Kunto Prasti Trenggono.

Sisprian mengakui jam tangan Garmin tersebut dibeli menggunakan uang operasional yang berasal dari dana tidak resmi. Nilai jam tangan yang disebut dalam persidangan berada di kisaran Rp30 juta hingga Rp50 juta.

Kunto sendiri disebut telah menyerahkan jam tangan tersebut kepada penyidik KPK untuk dikembalikan kepada negara.

Budiman Bayu Juga Disebut Menerima Dana Operasional

Dalam persidangan yang sama, Sisprian turut memberikan keterangan mengenai terdakwa Budiman Bayu.

Sisprian menyebut Budiman pernah menghadap dirinya dan menyampaikan bahwa terdapat uang dari pihak yang berkaitan dengan kegiatan usaha untuk keperluan operasional.

Menurut kesaksian Sisprian, Budiman bahkan sempat mempertanyakan pemberian tersebut karena uang itu berasal dari pihak yang bergerak di bidang kepabeanan, sementara dirinya menangani bidang cukai.

Dalam perkara yang sedang disidangkan, Budiman Bayu Prasojo didakwa menerima gratifikasi dari sejumlah pihak, termasuk pihak yang berkaitan dengan PT Blueray Cargo serta para pengusaha rokok.

Berdasarkan dakwaan yang dilaporkan sebelumnya, total penerimaan yang didakwakan kepada Budiman mencapai sekitar Rp7,69 miliar, dalam bentuk rupiah maupun sejumlah mata uang asing.

Kesaksian Masih Akan Diuji di Persidangan

Keterangan Sisprian merupakan bagian dari proses pembuktian perkara dan masih akan diuji melalui keterangan saksi lainnya, alat bukti, serta penilaian majelis hakim.

Dalam persidangan, Budiman juga menyampaikan bantahan terhadap sejumlah keterangan Sisprian. Menurut laporan Tirto, Budiman menyatakan bahwa dirinya sebelumnya telah menyampaikan kepada pimpinan agar praktik pengumpulan dana operasional dari pihak swasta dihentikan.

Dengan demikian, fakta mengenai sumber dana, mekanisme penggunaannya, pihak-pihak yang mengetahui maupun menerima, serta kaitannya dengan perkara dugaan gratifikasi masih menjadi bagian dari proses pembuktian di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Persidangan perkara tersebut menjadi sorotan karena mengungkap adanya penggunaan dana operasional di luar mekanisme anggaran resmi serta dugaan aliran pemberian dari pihak swasta kepada sejumlah pejabat di lingkungan DJBC.

Majelis hakim selanjutnya akan menilai seluruh keterangan dan bukti yang diajukan sebelum mengambil kesimpulan hukum terhadap perkara tersebut.

 

Redaksi

Angelvissionnews.com

Previous Post

11.734 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Demo di Tiga Titik Jakarta

Next Post

50 Ribu Buruh KBPBI Gelar Aksi di Jakarta, Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

Redaksi

Redaksi

Next Post
50 Ribu Buruh KBPBI Gelar Aksi di Jakarta, Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

50 Ribu Buruh KBPBI Gelar Aksi di Jakarta, Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Matinya Demokrasi Warga Perumahan Grand Harmoni Park Desa Muktiwari Ditangan H. Rusdi, SE Kepala Desa Baru Terpilih dan Anaknya

Matinya Demokrasi Warga Perumahan Grand Harmoni Park Desa Muktiwari Ditangan H. Rusdi, SE Kepala Desa Baru Terpilih dan Anaknya

Oktober 15, 2026
Panitia Pemilihan Ketua RT dan Calon RT

Pemilihan 2 Ketua RT sekaligus di Cluster Safir Grand Harmoni Park, Desa Muktiwari

Juli 1, 2026
Kasus Temuan Dua Jasad di Selokan Mustikajaya Jalan di Tempat, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Pelaku yang Masih Buron

Kasus Temuan Dua Jasad di Selokan Mustikajaya Jalan di Tempat, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Pelaku yang Masih Buron

Agustus 30, 2026
H. Rusdi Kepala Desa Muktiwari Belum di Lantik Sudah Jadi Pembunuh Demokrasi Berdarah Dingin

H. Rusdi Kepala Desa Muktiwari Belum di Lantik Sudah Jadi Pembunuh Demokrasi Berdarah Dingin

Oktober 11, 2026
SDN Jatimulya 03 Melaksanakan Kegiatan Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila di Halaman SDN Jatimulya 03

SDN Jatimulya 03 Melaksanakan Kegiatan Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila di Halaman SDN Jatimulya 03

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

Oktober 31, 2026
PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

Oktober 30, 2026
Matinya Demokrasi Warga Perumahan Grand Harmoni Park Desa Muktiwari Ditangan H. Rusdi, SE Kepala Desa Baru Terpilih dan Anaknya

Wartawan Senior Bekasi jadi Korban Diskriminasi dari Kepala Desa Muktiwari Terpilih Karena Beda Pilihan Politik

Oktober 30, 2026
AKBP EDY HERWIYANTO RESMI DICOPOT DARI JABATAN KABAG WASSIDIK POLDA JATIM

AKBP EDY HERWIYANTO RESMI DICOPOT DARI JABATAN KABAG WASSIDIK POLDA JATIM

Oktober 30, 2026

Recent News

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

Oktober 31, 2026
PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

Oktober 30, 2026
Matinya Demokrasi Warga Perumahan Grand Harmoni Park Desa Muktiwari Ditangan H. Rusdi, SE Kepala Desa Baru Terpilih dan Anaknya

Wartawan Senior Bekasi jadi Korban Diskriminasi dari Kepala Desa Muktiwari Terpilih Karena Beda Pilihan Politik

Oktober 30, 2026
AKBP EDY HERWIYANTO RESMI DICOPOT DARI JABATAN KABAG WASSIDIK POLDA JATIM

AKBP EDY HERWIYANTO RESMI DICOPOT DARI JABATAN KABAG WASSIDIK POLDA JATIM

Oktober 30, 2026
Angelvissionnews.com

AngelVissionNews.com adalah media online terpercaya yang menyajikan berita terkini, akurat, dan berimbang dari Indonesia maupun dunia, meliputi politik, hukum, sosial, ekonomi, hiburan, olahraga, dan informasi daerah terbaru.

Follow Us

Browse by Category

  • Advertorial
  • bt
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Video

Recent News

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

Oktober 31, 2026
PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

Oktober 30, 2026
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

All right reserved, Copyright @2026 Angelvissionnews.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
  • Lainnya
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Teknologi
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Video

All right reserved, Copyright @2026 Angelvissionnews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In