Angelvissionnews.com | BEKASI — Sebanyak 154 desa di Kabupaten Bekasi akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Minggu, 20 September 2026.
Untuk mengamankan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut, sebanyak 12.261 personel gabungan mulai dikerahkan pada Sabtu (19/9/2026).
Apel pergeseran pasukan dalam rangka Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026 digelar di Central Park Meikarta, Cikarang Selatan. Apel dipimpin Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo bersama Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Arm Vicky Harryanto Mamonto.
Kapolres Metro Bekasi mengatakan, ribuan personel tersebut akan disebar ke 23 kecamatan dan 17 wilayah Polsek untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan aman dan kondusif.
“Hari ini kita melaksanakan apel pergeseran pasukan dalam rangka Operasi Wibawa Mukti Pilkades Serentak 2026. Personel yang kita libatkan 12.261 dan kita sebar di 23 kecamatan, 17 Polsek,” kata Andi Oddang, Sabtu (19/9).
12.261 Personel Gabungan Dikerahkan
Dari total kekuatan tersebut, sebanyak 4.200 personel merupakan personel internal Polri.
Sementara itu, pengamanan juga diperkuat oleh 430 Babinsa dari Kodim 0509/Kabupaten Bekasi yang berasal dari 14 Koramil.
Personel lainnya berasal dari unsur BKO Polda Metro Jaya, Brimob, Satpol PP, dan Linmas.
Pengerahan kekuatan dalam jumlah besar dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama proses pemungutan hingga penghitungan suara.
Andi Oddang mengatakan pengamanan maksimal dilakukan untuk menjaga stabilitas wilayah selama pelaksanaan Pilkades.
“Ini sesuai atensi Bapak Metro 1, kita maksimal untuk melakukan pengamanan, menjaga stabilitas agar tetap kondusif,” ujarnya.
Usai apel, seluruh personel langsung bergeser menuju lokasi pengamanan dan TPS masing-masing.
Selain menjaga keamanan, personel juga diminta melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat serta mengawal proses distribusi kotak suara.
3.107 TPS Masuk Kategori Aman
Dalam pemetaan kerawanan yang dilakukan aparat, terdapat 3.228 TPS yang menjadi lokasi pemungutan suara dalam Pilkades serentak Kabupaten Bekasi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak:
- 3.107 TPS masuk kategori aman;
- 112 TPS masuk kategori rawan;
- 9 TPS masuk kategori sangat rawan.
Sembilan TPS yang dikategorikan sangat rawan berada di Tambun Selatan sebanyak 3 TPS dan Cikarang Utara sebanyak 6 TPS.
Pemetaan tersebut menjadi dasar bagi aparat dalam menentukan pola dan kekuatan pengamanan di masing-masing wilayah.
Antisipasi Gesekan dan Judi Botoh
Selain potensi gangguan keamanan, aparat juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya gesekan antarpihak, khususnya pada saat proses penghitungan suara.
Praktik judi botoh juga menjadi salah satu hal yang turut diantisipasi karena berpotensi memicu konflik apabila hasil pemilihan tidak sesuai dengan harapan pihak tertentu.
Polres Metro Bekasi mengimbau seluruh calon kepala desa beserta pendukungnya untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Para calon juga diminta memiliki sikap siap menang dan siap kalah, serta menghormati seluruh tahapan dan hasil Pilkades sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pelaksanaan Pilkades serentak pada 20 September 2026 diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan demokratis tanpa adanya gangguan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Bekasi.
Jurnalis/Muhamad Ali














