Angelvissionnews.com | Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran obat terlarang dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyampaian informasi dan pengawasan.
Melalui berbagai platform media sosial, KDM mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran obat-obatan terlarang yang meresahkan lingkungan sekitar. Menurutnya, pemberantasan narkotika dan obat-obatan terlarang tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus bersama-sama menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang. Jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredarannya, segera laporkan melalui jalur yang benar dan jangan takut untuk peduli terhadap lingkungan,” tegas KDM.
KDM juga menilai media sosial memiliki peran penting sebagai sarana edukasi sekaligus membangun kesadaran publik mengenai dampak buruk penyalahgunaan obat terlarang. Dengan penyebaran informasi yang cepat dan luas, masyarakat diharapkan semakin waspada serta berani mengambil langkah preventif.
Ajakan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika serta obat-obatan terlarang. KDM berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan masyarakat umum dapat mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran obat terlarang.
Melalui semangat kebersamaan, KDM optimistis Jawa Barat dapat menjadi daerah yang lebih kuat dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika dan obat-obatan terlarang.
Redaksi














