ADVERTISEMENT
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, November 2, 2026
Angelvissionnews.com
  • Login
  • Home
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
  • Lainnya
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Teknologi
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
  • Lainnya
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Teknologi
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Video
No Result
View All Result
Angelvissionnews.com
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Mantan Pejabat Bea Cukai Akui Diminta Kumpulkan Uang Operasional Tak Resmi Rp200 Juta per Bulan

Redaksi by Redaksi
Oktober 12, 2026
in Hukum & Kriminal, Nasional, Pemerintahan, Politik
Mantan Pejabat Bea Cukai Akui Diminta Kumpulkan Uang Operasional Tak Resmi Rp200 Juta per Bulan
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Angelvissionnews.com | Jakarta – Mantan Kepala Subdirektorat Penindakan Direktorat P2 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Gatot Heroe Hernanda, mengaku diperintahkan oleh atasannya untuk mengumpulkan uang operasional tidak resmi dengan nilai mencapai Rp200 juta setiap bulan.

Pengakuan tersebut disampaikan Gatot saat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan terdakwa Budiman Bayu Prasojo, yang menjabat Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC Bea Cukai. Sidang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).

Gatot saat ini diketahui menjabat sebagai Kepala Pengawasan dan Pelayanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Wilayah Kediri. Ia sendiri telah berstatus tersangka dalam perkara dugaan penerimaan suap sebesar Rp3,25 miliar dari bos Blueray, tetapi proses persidangannya belum dimulai.

Mengaku Diperintahkan Atasan

Pengakuan mengenai pengumpulan uang operasional tidak resmi sebesar Rp200 juta per bulan menjadi salah satu poin penting dalam persidangan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Apabila dana itu benar dikumpulkan di luar mekanisme resmi kedinasan, sejumlah hal perlu ditelusuri lebih lanjut, mulai dari pihak yang memberikan perintah, pihak yang menyerahkan uang, hingga bagaimana dana tersebut dikelola dan dipertanggungjawabkan.

Namun, rincian mengenai identitas atasan yang disebut memberikan perintah, sumber uang, serta pihak-pihak yang menyetorkan dana belum dijelaskan dalam informasi persidangan yang tersedia.

Karena itu, pengakuan tersebut perlu diuji melalui keterangan saksi lain, dokumen pendukung, dan bukti yang diajukan di persidangan.

Gatot Berstatus Tersangka Dugaan Suap Rp3,25 Miliar

Di sisi lain, Gatot juga terseret dalam perkara hukum terpisah terkait dugaan penerimaan suap senilai Rp3,25 miliar dari bos Blueray.

Status tersangka tersebut menempatkan Gatot dalam proses hukum yang berbeda dari perkara Budiman Bayu Prasojo yang sedang disidangkan.

Meski demikian, penetapan tersangka tidak dapat disamakan dengan putusan bersalah. Dugaan penerimaan suap yang disangkakan kepada Gatot masih harus dibuktikan melalui proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Belum dimulainya persidangan terhadap Gatot juga berarti belum ada putusan pengadilan dalam perkara yang menjerat dirinya berdasarkan informasi yang disampaikan.

Keterangan Gatot sebagai saksi dalam perkara Budiman tetap perlu dinilai berdasarkan keseluruhan fakta persidangan, termasuk konsistensi keterangannya dengan bukti-bukti lain.

Dugaan Aliran Dana Perlu Ditelusuri

Pengakuan mengenai pengumpulan uang operasional tidak resmi dengan nilai mencapai Rp200 juta per bulan membuka ruang bagi penelusuran lebih lanjut mengenai tata kelola dana dan pengawasan internal di lingkungan Bea Cukai.

Jika jumlah tersebut dikumpulkan secara rutin setiap bulan, akumulasi nominalnya berpotensi besar. Namun, besaran dana yang benar-benar terkumpul selama periode tertentu, sumber uang, serta penggunaannya masih memerlukan pembuktian.

Penyidik dan penuntut umum perlu menguraikan apakah dana tersebut berkaitan dengan perkara yang sedang disidangkan, apakah terdapat hubungan dengan dugaan penerimaan suap yang menjerat Gatot, atau apakah kedua persoalan itu merupakan perkara yang berbeda.

Hubungan antara dugaan pengumpulan uang operasional dan perkara suap tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan keterangan yang tersedia. Keterkaitan tersebut harus didukung bukti dan dijelaskan dalam proses hukum.

Selain itu, penting untuk memastikan apakah pengumpulan dana tersebut melibatkan pejabat lain, bagaimana alur penyerahannya, serta apakah terdapat catatan transaksi atau komunikasi yang dapat memperkuat keterangan saksi.

Persidangan perkara Budiman Bayu Prasojo menjadi salah satu forum untuk menguji keterangan mengenai dugaan praktik pengumpulan dana tidak resmi di lingkungan Bea Cukai.

Keterangan Gatot berpotensi menjadi bagian penting dalam mengurai persoalan tersebut. Namun, kesimpulan mengenai pihak yang bertanggung jawab, tujuan pengumpulan dana, dan kemungkinan adanya pelanggaran hukum harus menunggu keseluruhan fakta persidangan.

Publik juga menantikan penjelasan lebih lanjut mengenai identitas atasan yang disebut memerintahkan pengumpulan uang, pihak-pihak yang diduga menerima dana, serta hasil penelusuran aparat penegak hukum terhadap aliran uang tersebut.

Hingga seluruh fakta terungkap di pengadilan, pengakuan saksi perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses pembuktian, bukan sebagai kesimpulan akhir mengenai keterlibatan pihak tertentu.

ADVERTISEMENT

 

Redaksi

Angelvissionnews.com

Previous Post

Presiden Prabowo Panggil Menko Polkam, Panglima TNI, dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla

Next Post

Kapolri Suyudi Ario Seto Rombak Korlantas Polri, Irjen Wibowo Digantikan Brigjen Aries Syahbudin

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kapolri Suyudi Ario Seto Rombak Korlantas Polri, Irjen Wibowo Digantikan Brigjen Aries Syahbudin

Kapolri Suyudi Ario Seto Rombak Korlantas Polri, Irjen Wibowo Digantikan Brigjen Aries Syahbudin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Matinya Demokrasi Warga Perumahan Grand Harmoni Park Desa Muktiwari Ditangan H. Rusdi, SE Kepala Desa Baru Terpilih dan Anaknya

Matinya Demokrasi Warga Perumahan Grand Harmoni Park Desa Muktiwari Ditangan H. Rusdi, SE Kepala Desa Baru Terpilih dan Anaknya

Oktober 15, 2026
Panitia Pemilihan Ketua RT dan Calon RT

Pemilihan 2 Ketua RT sekaligus di Cluster Safir Grand Harmoni Park, Desa Muktiwari

Juli 1, 2026
Kasus Temuan Dua Jasad di Selokan Mustikajaya Jalan di Tempat, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Pelaku yang Masih Buron

Kasus Temuan Dua Jasad di Selokan Mustikajaya Jalan di Tempat, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Pelaku yang Masih Buron

Agustus 30, 2026
H. Rusdi Kepala Desa Muktiwari Belum di Lantik Sudah Jadi Pembunuh Demokrasi Berdarah Dingin

H. Rusdi Kepala Desa Muktiwari Belum di Lantik Sudah Jadi Pembunuh Demokrasi Berdarah Dingin

Oktober 11, 2026
SDN Jatimulya 03 Melaksanakan Kegiatan Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila di Halaman SDN Jatimulya 03

SDN Jatimulya 03 Melaksanakan Kegiatan Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila di Halaman SDN Jatimulya 03

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

Oktober 31, 2026
PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

Oktober 30, 2026
Matinya Demokrasi Warga Perumahan Grand Harmoni Park Desa Muktiwari Ditangan H. Rusdi, SE Kepala Desa Baru Terpilih dan Anaknya

Wartawan Senior Bekasi jadi Korban Diskriminasi dari Kepala Desa Muktiwari Terpilih Karena Beda Pilihan Politik

Oktober 30, 2026
AKBP EDY HERWIYANTO RESMI DICOPOT DARI JABATAN KABAG WASSIDIK POLDA JATIM

AKBP EDY HERWIYANTO RESMI DICOPOT DARI JABATAN KABAG WASSIDIK POLDA JATIM

Oktober 30, 2026

Recent News

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

Oktober 31, 2026
PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

Oktober 30, 2026
Matinya Demokrasi Warga Perumahan Grand Harmoni Park Desa Muktiwari Ditangan H. Rusdi, SE Kepala Desa Baru Terpilih dan Anaknya

Wartawan Senior Bekasi jadi Korban Diskriminasi dari Kepala Desa Muktiwari Terpilih Karena Beda Pilihan Politik

Oktober 30, 2026
AKBP EDY HERWIYANTO RESMI DICOPOT DARI JABATAN KABAG WASSIDIK POLDA JATIM

AKBP EDY HERWIYANTO RESMI DICOPOT DARI JABATAN KABAG WASSIDIK POLDA JATIM

Oktober 30, 2026
Angelvissionnews.com

AngelVissionNews.com adalah media online terpercaya yang menyajikan berita terkini, akurat, dan berimbang dari Indonesia maupun dunia, meliputi politik, hukum, sosial, ekonomi, hiburan, olahraga, dan informasi daerah terbaru.

Follow Us

Browse by Category

  • Advertorial
  • bt
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Video

Recent News

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

RIBUAN MASSA GERUDUK PABRIK BYD SUBANG! TAGIH JANJI 20 RIBU TENAGA KERJA LOKAL, DESAK EVALUASI VENDOR LIMBAH B3

Oktober 31, 2026
PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

PRABOWO TEKANKAN PENTINGNYA SELEKSI PEMIMPIN BERKUALITAS, HARUS UNGGUL OTAK, FISIK, DAN JIWA

Oktober 30, 2026
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

All right reserved, Copyright @2026 Angelvissionnews.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
  • Lainnya
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Teknologi
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Video

All right reserved, Copyright @2026 Angelvissionnews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In