Angelvissionnews.com | Bengkulu – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengenakan pakaian berwarna hitam menjulurkan lidah ke arah massa demonstrasi viral di media sosial.
Aksi pria tersebut disebut terjadi ketika demonstrasi memperingati Hari Tani Nasional 2026 berlangsung di depan Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (24/9/2026).
Dalam video yang beredar, pria berbaju hitam terlihat berada di tengah situasi demonstrasi. Gerak-geriknya kemudian menjadi perhatian setelah diduga menjulurkan lidah ke arah massa aksi.
Namun, konteks lengkap dari rekaman tersebut serta maksud tindakan pria dalam video itu belum dapat dipastikan hanya berdasarkan potongan video yang beredar. Karena itu, aksi tersebut masih perlu dilihat berdasarkan rekaman utuh dan keterangan dari pihak-pihak yang berada di lokasi.
AKSI HARI TANI DIWARNAI KETEGANGAN
Demonstrasi tersebut diikuti puluhan masyarakat, mahasiswa, dan kelompok tani yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bersatu.
Massa mendatangi Kantor Gubernur Bengkulu untuk menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan agraria yang mereka soroti di Provinsi Bengkulu.
Sejumlah tuntutan massa berkaitan dengan penyelesaian konflik dan sengketa agraria, persoalan lahan, serta kepastian hukum bagi masyarakat dan petani.
Peringatan Hari Tani Nasional sendiri berlangsung setiap 24 September. Momentum tersebut berkaitan dengan lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 1960.
Aksi yang awalnya berlangsung dengan penyampaian orasi kemudian sempat memanas ketika sejumlah peserta aksi berupaya masuk ke halaman Kantor Gubernur Bengkulu menggunakan mobil pikap.
Upaya tersebut mendapat penghadangan aparat keamanan. Situasi kemudian diwarnai aksi saling dorong antara massa dan petugas.
Dalam perkembangan situasi, aparat kepolisian dilaporkan mengerahkan kendaraan water cannon untuk mengendalikan kondisi di lokasi. Setelah dilakukan komunikasi dan negosiasi, perwakilan massa akhirnya dapat masuk ke area Kantor Gubernur Bengkulu.
ASPIRASI AGRARIA JADI SOROTAN
Dalam aksi tersebut, massa menyoroti berbagai persoalan agraria yang dinilai masih terjadi di sejumlah wilayah Bengkulu.
Polda Bengkulu menyebut aksi yang berlangsung pada Kamis (24/9/2026) membawa sejumlah aspirasi, antara lain penyelesaian konflik antara petani dan perusahaan, transparansi data Hak Guna Usaha (HGU), serta kepastian hukum terkait persoalan pertanahan.
Perwakilan massa juga mendesak pemerintah daerah mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan konflik agraria yang selama ini menjadi persoalan masyarakat.
Massa menegaskan bahwa penyampaian aspirasi tidak berhenti pada aksi demonstrasi. Mereka menyatakan akan mengawal tindak lanjut pemerintah terhadap tuntutan yang telah disampaikan.
VIDEO VIRAL JADI PERHATIAN
Di tengah situasi demonstrasi yang sempat memanas tersebut, kemunculan video pria berbaju hitam yang diduga menjulurkan lidah ke arah massa kemudian menjadi perhatian warganet.
Potongan video tersebut memunculkan berbagai respons di media sosial. Namun, belum terdapat keterangan resmi yang memastikan identitas pria tersebut maupun alasan di balik gestur yang terekam dalam video.
Dengan demikian, tindakan dalam video tersebut belum dapat disimpulkan sebagai bentuk provokasi atau tindakan tertentu tanpa melihat konteks kejadian secara utuh.
Sementara itu, aparat kepolisian menyatakan pengamanan aksi dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat tetap berjalan dengan aman dan tertib, sekaligus menjaga situasi keamanan di sekitar Kantor Gubernur Bengkulu.
Redaksi














